Sajak sajak yang di rindukan.

Budi bahasa tak dapat di beli, maaf di pinta tolonglah beri, Walaupun syairku tak seindah pelangi, namun ku ucap tulus nan dari hati. Lembayung senja kian mengelap, kapal merapat kembali berlayar, bagai mana cinta mau ku ucap, rindu hati belum terbayar. Penantian ini begitu lama, menunggu waktu yang berputar, masih adakah harapan buat saya, menuju… Continue reading Sajak sajak yang di rindukan.

Ibu 

Originally posted on KATA HATI:
Ibu…..cintamu teduh bagai sinar bulan purnama dimalam penuh bintang ibu…..doamu menerangi jalanku secerah terang matahari, tiada rasa takutku, melebihi takutnya hati akan bersalah padamu, tetapi dalam senyummu aku menemukan jawabannya, bahwa salah benar ku, engkau akan melindungiku selalu Ibu…tak luas cintaku membayarkan hutang kasihmu, tetapi aku pun tau tawamu tak…

Labuhan Rindu

Sebelum kegelapan menutup mata selamanya, kita telah bertemu entah untuk apa. Namun kumohon bukan untuk hal yang sia-sia.Kita mengukir kenangan, dalam dekap hangat ingatan. Kelak jika maut memisahkan kita, dan tak mungkin bersua lagi, akan masih ada hal yang patut dimaknai dalam ingatan. Tiada lupaku akan dirimu, meski sedikit waktuku bersamamu, tetap dan selalu kuadakan… Continue reading Labuhan Rindu

Aku kamu adalah kita

terkadang bukan apa yang kamu beri yg buatku bahagia , tapi caramu memberikannya. Disaatku lelah, disaat aku tertatih menghadapi semuanya, genggamanmu selalu bisa buat aku kembali kuat aku takut kehilanganmu , Bukan hanya sosokmu , tapi juga perhatian Dan kasih sayangmu  Sebenarnya kamu yg membuatku menangis tapi ntah kenapa hanya dgn memikirkanmu tangiskupun berhenti ..!!… Continue reading Aku kamu adalah kita

Sudahlah

Diujung mendung pada pintu langit, mempersilahkan hujan masuk bumi kelam jagadraya, sama seperti buku nasibmu didunia, seperti awan ingin engkau segerakan menggulung tetapi engkau tidak mengetahui batas ujung, air mata sakit ataukah sumpah serapah?Laksana nyanyian sesal saja…… sudah…sudah lah  duka dan rasa bersalah itu tidak mencegahmu di pintu maut.   

Sandiwara hidup

PADA NYAWAKU YANG DIPANGKAS WAKTU, TAK TERKIRA TANGIS JATUH DI KESUNYIAN, HARI TAK TERBACA PATAH HATI DIGULUNG HAMPA, TERUS BERJALAN MESKI TERTATIH, TERUS BERDOA SAMPAI TERBATA BATA, IKUT PADA TALI CERITA DUNIA TAK PERDULI IA LUKA, TAK PERDULI IA BUKAN BAHAGIA, BAHKAN MUNGKIN KECEWA, TAPI APALAH ARTI SEMUA? HIDUP…SUDAH DIATUR SUTRADARA   

Ibu 

Ibu…..cintamu teduh bagai sinar bulan purnama dimalam penuh bintang ibu…..doamu menerangi jalanku secerah terang matahari, tiada rasa takutku, melebihi takutnya hati akan bersalah padamu, tetapi dalam senyummu aku menemukan jawabannya, bahwa salah benar ku, engkau akan melindungiku selalu Ibu…tak luas cintaku membayarkan hutang kasihmu, tetapi aku pun tau tawamu tak pernah menagih segala kekuranganku, bahkan… Continue reading Ibu 

Lain dulu lain sekarang

Dulu waktu masih anak anak saya pengen sekali cepat cepat jadi orang dewasa kayaknya jadi orang dewasa itu menyenangkan tapi lain sekarang setelah dewasa aku jadi pengen balik kemasa kecil dimana tidak ada problema yang di hadapi seperti orang dewasa…. Anak kecil kan mikirnya main mulu  Hahaha gila