Sajak sajak yang di rindukan.

Budi bahasa tak dapat di beli,
maaf di pinta tolonglah beri,
Walaupun syairku tak seindah pelangi,
namun ku ucap tulus nan dari hati.

Lembayung senja kian mengelap,
kapal merapat kembali berlayar,
bagai mana cinta mau ku ucap,
rindu hati belum terbayar.

Penantian ini begitu lama,
menunggu waktu yang berputar,
masih adakah harapan buat saya,
menuju celah yang kian pudar.

Kapal belayar dilautan cinta,
ombak menerpa badai menghadang,
ingin rasanya untuk di cinta,
tapi hati membuat bimbang.

Ku angkat tangan kutekukan kepala,
mengucap do’a juga meminta,
hanya pada Mu Allah yang maha Kuasa,
kuserahkan segenap jiwa dan raga,

Gelap terang suasana,
malam berlalu menjemput pagi,
ku ucapkan salam buat semua,
dilain waktu kita sambung lagi.

42 thoughts on “Sajak sajak yang di rindukan.

  1. Wah, tetap semangat ya bergerak di puisi asli nusantara, yakni pantun. hehehe, kalau saya, maaf;

    saya tidak pandai melapun,

    sembarang lapun saya lapunkan

    saya tidak pandai berpantun,

    sembarang pantun saya pantunkan.:mrgreen:

    Suka

    1. Indah ukiran dari jepara,
      terbuat dari kayu cendana,
      Bila pandai bermadah kata,
      terdengar indah bertabur makna,

      sebenarnya gak sulit buat pantun ataupun gurindam kan tinggal mencocokan akhiran kata A A, atau AB AB…😀

      Suka

  2. Gelap terang suasana,
    malam berlalu menjemput pagi,
    ku ucapkan salam buat semua,
    dilain waktu kita sambung lagi.

    Suasana terang dimalam hari
    Bulan bersinar tak bepagar bintang
    Sungguh indah pantun gurindam ini
    Siapa yang membaca pasti senang

    Suka

  3. After checking out a handful of the blog posts on
    your web site, I really like your way of writing a
    blog. I bookmarked it to my bookmark website list and will be checking back in the near future.
    Please check out my web site as well and tell me how you feel.

    Suka

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s