Pantun nasehat

Gugur daun di tepis angin,
batang menangis menunggu hujan,
cantik rupa tidak menjamin,
imandan takwa jadikan tumpuan.

Awan hitam di malam dingin,
mendungpun datang pertanda hujan,
kalau melangkah haruslah yakin,
agar tak menyesal dikemudian.

Pohon cemara di lereng bukit,
akar menjalar menembus bumi,
punya rezeki janganlah pelit,
marilah kita saling berbagi.

luruslah jalan ketepian mandi,
pancuran tujuh nama kotanya,
kalau pandai membawa diri,
bagaikan air dalam tempatnya.

Ku ucap maaf bila tak sopan,
pantunku ini hanya hiburan,
saya bukan menasehati kawan,
cuma mengigangatkan sebagai teman.

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s