Gugur daun di tepis angin,
batang menangis menunggu hujan,
cantik rupa tidak menjamin,
imandan takwa jadikan tumpuan.

Awan hitam di malam dingin,
mendungpun datang pertanda hujan,
kalau melangkah haruslah yakin,
agar tak menyesal dikemudian.

Pohon cemara di lereng bukit,
akar menjalar menembus bumi,
punya rezeki janganlah pelit,
marilah kita saling berbagi.

luruslah jalan ketepian mandi,
pancuran tujuh nama kotanya,
kalau pandai membawa diri,
bagaikan air dalam tempatnya.

Ku ucap maaf bila tak sopan,
pantunku ini hanya hiburan,
saya bukan menasehati kawan,
cuma mengigangatkan sebagai teman.

Iklan