Bagai selembar daun kering

Malam ini ku sapa hatiku lalu ia bertanya dimanakah cintamu….?? Aku hanya bisa tersenyum tampa menjawab sepatah katapun, aku memang bagai selembar daun kering yang ditiup angin jatuh tak berdaya di hadapanya. Malu itulah yang aku simpan malu pada diriku, jalan cinta yangku lewati terasa suram, aku bingung di persimpangan hati. Hanya kidung di malam sepi, kembali ku goreskan tinta tuk lara hati. Aku berharap kelak nanti temukan pelangi yang ku cari, tuk warnai hidup ini.

2 thoughts on “Bagai selembar daun kering

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s