Pantun sweat memory

Sungguh indah warna pelangi,
terlihat elok disore hari,
duhai kawan marilah kemari,
kita kenang sweat memori.

Bak umpama daun yang kering,
gugur ditiup angin yang lalu,
ku kenang cinta sambil berbaring,
oh indahnya kisah yang dulu.

Harum baunya sibunga tanjung,
harumnya sampai melintasi gunung,
memang hati rindukan kampung,
rindu mengulang cinta yang tak rampung.

Salam berpisah di batas kota,
melempar senyum hati tak rela,
maaf kawan maaf saudara,
kututup pantun tuk sementara.

Ntar di sambung lagi ya….Hehehehe go sweat memory.

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s