Rangkai pantun dan gurindam

Indah permata nan dari deli,
untuk hadiah pujaan hati,
sudah lama cintaku pergi,
namun kini telah datang lagi.

Bila kapas menjadi benang,
benang ditenun menjadi kain,
jika dinda sayangkan abang,
jangan dilirik pria yang lain.

Ambil sepotong si kayu manis,
tolong di taroh diatas meja,
banyak wanita bewajah manis,
namun dinda yang aku cinta.

Kulihat elok rembulan malam,
terlihat malu dibalik awan,
rasa cinta kian mendalam,
terselip senyum bersama angan.

Bila ragu hendak berlayar,
jangan ditarik si tali jangkar,
jangan ragukan setiaku nan besar,
pastilah dinda akan ku lamar.

Terukir kata bermakna cinta,
terselip senyum didalam angan,
mengenang cinta tiada habisnya,
selama raga dikandung badan.

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s