Cinta, tidak terlalu sulit buatku merangkainya menjadi kata, namun sangatlah tabu untuk kurasakan, pandanganku bak tertutup kabut tebal, lalu nanar bersama asa yang ada. Aku selalu di hantui rasa takut ku sendiri, bersembunyi di balik bayanganku, membuat ku bungkam tak berkutik didepanya. Aku memang sudah kalah, kalah sebelum berperang, entah sampai kapan ku bisa tahan bergulat dengan angan angan, berselimutkan rindu disetiap malam malamku. Tuhan kirimkanlah aku bidadari pengoda, agar aku bisa tersenyum mengungkapkan asa yang ada lalu terbuai bersama hangatnya cinta.

Iklan