Syair Diujung Harapan

Dari ufuk timur memancar cahaya, terasa hangat merasuk sampai ke dada. Cahaya penuh kilau membawa cinta untuku, sebuah kasih sayang yang slama ini ku rindukan. Tapi tak seindah sebuah harapan, cahaya yang memancar memantul menujudua penjuru. Apakah aku belum beruntung ataukah aku tak mau beruntung, mungkinkah aku telah salah membukakan pintu hati, menerima hangatnya yang tak fokus pada diri ini. Aku tak peduli, biarlah ku coba bertahan dalam suka dan duka cinta, akan ku cari jalan terbaik, agar tiada penyesalan dan air mata.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s