Baku sedu IV

Sepi kurasa dalam pelupuk desah yang merayap di tepi diding hati, kubalut luka demi sepenggal waktu dan sedetik kisah yang tertuang dalam denting yang tak berdetak, kini biar semua di tinggalkan biar semua bilang apa adanya, smua tlah terjadi akan talalu sakit, sakit betapun dada ini talalu saki ale bikin bagini, sakit betapun cinta ini talalu sakit mungkin tuanyalah renungan. Namun aku tak bisa mendustakan perasaanku, sepintas memori kenangan manis slalu membayangi disaat sepi…..ya sudah lah, biarlah angin bawa kabar kesana bawa betapun pesan tuk dia disana,bilang betapun rindu, bilang betapun sayang, biar beta tapisah jauh ale ada di hati….meskipun tak harus memiliki.

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s