Talalu lama ku gantungkan sajak cinta ku di bulan sabit pada pertiga malam….
Hingga lelah menengadah di tengah tengadah tak jua ku dapatkan harapan harapan yang tlah terniat….
Gugusan bintangpun menertawakanku karna berselimut angan angan…..
Namun aku tak peduli toh masih ada nyamuk yang setia menemani malamku…..
Aku bukanlah bisu, namun kalu untuk bercerita tetang asa yang ku simpan…..
Aku bukanya malu untuk menggungkapkan, namun aku tak bisa lugu untuk menggucapkan.
Yaa beginilah Rintihan qalbu…Membayangi perjalanan ini, resah bersama suramnya jalan cinta sang pujangga.

Iklan