Entah apa yang ingin ku tulis, hanya lamunan kosong yang ku punya, entah apa yang ingin kuperbuat, tak ada yang dapat kubangakan, cuma duka berselimut tawa yang bisa kutampakan di balik topeng kelabuku

Sepanjang jalan kehidupan,
Tersimpan duka dan juga tawa,
Berharap senang dalam berteman,
Penghianat datang hancurlah asa.

Syair cinta kini tlah lupa,
Yang ada hanya kebencian membara,
Inilah hidup yang sesungguhnya,
Di tikam dari belakang sudah biasa.

Walau hati seakan remuk,
Tapi tersenyum tetap kupaksa,
Biarlah yang lalu kenangan buruk,
Di depan mata ada jalan bahagia.

Secantik pelangi senja,
Terbentang elok melintas awan,
Bahagia dan duka lara sudah biasa,
Mari perkuat cahaya iman.

Iklan