Rindu

kelabu

jika masih bisa menangis, biarlah air mata mengalir
haru,dalam bening telaga hati menyeruak kalimat
rindu
melukis segala kenang yang tak habis di makan waktu
dalam dinding hati yang semakin mengaharu biru
tak kuasa tinggalkan sejuta asa di hati
dalam jerit hati yang terus mersasuki, mengikis
sebuah gejolak rasa
jika hati tergambar sejuta kenang bersamamu
luka ini menganga dalam gelepar hati dan hujan air
mata
sejuta kisah terhampar dalam benak lemahku
terkeping di dalam bongkahan salju
embun di mataku, tak jua mau mengering
pada sejuta elegi yang melantunkan cerita di pagi
buta
diri ini hanyalah sosok lemah tak berdaya, rapuh….
dalam keping keping luka yang menganga pada jiwa
derai air mata ini tak jua mau sirna dalam jelaga hati
memporak porandakan sekeping hati, pada sepi yang
berpijar
isak tangis yang mengisak pada sudut mata
mengalir menganak sungai, berderai satu satu
dalam isakku, dalam pedih mengiris kalbu
ku ingin memuja~Mu, walau tak sempurna ku menyebut
asma~Mu
Subhanallah…………….., Walhamdulillah……………,
walaaillaaha illallah ……… Allahuakbar…………
Ya Allah ya Robb……….
dekap aku dalam lembut kasih sayang~Mu
yang tak kan lekang oleh waktu………
lumuri aku dengan segala kemulian~Mu
agar ku mampu melangkah dalam senyum di hidupku
jadikan luka ini menjadi sebuah keindahan dalam
memuji~Mu
agar tak ada lagi air mata kepedihan dalam jiwaku
Robb………..
tidak ada pemujaan terbaik selain Engkau memuja
diri~Mu sendiri
maka ajarkan hamba ya Robb, agar hamba dapat
memuji~Mu
dengan pujian terbaik menurut ~Mu…
Ya Allah ya Robb……….
tolonglah hamba~Mu, hapus segala duka dan air mataku
tak ada satu mahluk~Mu yang sanggup tuk melakukanya
dari derita ini, dari dalamnya dosa
hanya Engkau yang kuasa
menghapuskan setiap tetes air mata
dalam bening telaga cinta mengundang sejuta rasa

6 thoughts on “Rindu

  1. Sejuta rindu tak bisa q gapai hanya bayang-bayangmu yg slalu terlintas di hadapanq..

    Q coba bertahan di dlm kesendirianq tanpamu..
    Berharap akn dtng keajaiban padaq..

    Setiap hari,setiap waktu dan setiap detik tidak pernah sedikitpun kau terlewatkan difikiranq memang sulit untk q ungkap dngan kata yg lebh indah lagi..

    Tp inilah aq yg slalu merindukanmu bagaikan bintang tampa cahaya redup tiada sinarnx saat ini seperti itulah aq..

    Cinta adakah aq dihatimu,adakah aq difikiranmu,setiakah kau padaq sungguh aq slalu menghawatirknmu di kejauhan sana lautan memisahkn cinta kita berdua sehingga sulit untkq bs merasakn kash sxngmu padaq..

    Akan q gapai asmara bersamamu demi hati yg tiada bisa untk melepaskanmu..

    Antara ambon dan makassar

    Suka

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s