Gundah Senja

 

Ku tau senja tlah berlalu…..!

malam sudah datang merayap,
berlahan membawa gelap.
Aku masih terpaku.
Gundah gulanah tak kunjung pergi,
slalu menggantung di tiang hati,
bak benalu yang perlahan membunuh inangnya.
Sadis memang,

 Mati perlahan,
Tiap hari ku lalui,
Tiap saat ku rasakan,
Aku bosan,
Bosan slalu bertekuk lutut pada kenyataan pahit.
Ku Ingin memberontak tapi tanganku terikat.
Ku ingin berlari tapi kaki ku terpasung.
Ku ingin berteriak tapi siapa yang akan perduli ?
Ah….. sudahlah mungkin bilur bilur luka ini Harus tetap bersamaku,
Harus tetap kutahankan,
Bersama gundah gulana,
Membuat Impian ini terasa semakin jauh.
Sementara waktuku kian berkurang.

blog bersama

Trimakasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s