syair

Sudahlah

Diujung mendung pada pintu langit, mempersilahkan hujan masuk bumi kelam jagadraya, sama seperti buku nasibmu didunia, seperti awan ingin engkau segerakan menggulung tetapi engkau tidak mengetahui batas ujung, air mata sakit ataukah sumpah serapah?Laksana nyanyian sesal saja…… sudah…sudah lah  duka dan rasa bersalah itu tidak mencegahmu di pintu maut.    Iklan

syair

Sandiwara hidup

PADA NYAWAKU YANG DIPANGKAS WAKTU, TAK TERKIRA TANGIS JATUH DI KESUNYIAN, HARI TAK TERBACA PATAH HATI DIGULUNG HAMPA, TERUS BERJALAN MESKI TERTATIH, TERUS BERDOA SAMPAI TERBATA BATA, IKUT PADA TALI CERITA DUNIA TAK PERDULI IA LUKA, TAK PERDULI IA BUKAN BAHAGIA, BAHKAN MUNGKIN KECEWA, TAPI APALAH ARTI SEMUA? HIDUP…SUDAH DIATUR SUTRADARA   

syair

Ibu 

Ibu…..cintamu teduh bagai sinar bulan purnama dimalam penuh bintang ibu…..doamu menerangi jalanku secerah terang matahari, tiada rasa takutku, melebihi takutnya hati akan bersalah padamu, tetapi dalam senyummu aku menemukan jawabannya, bahwa salah benar ku, engkau akan melindungiku selalu Ibu…tak luas cintaku membayarkan hutang kasihmu, tetapi aku pun tau tawamu tak pernah menagih segala kekuranganku, bahkan… Continue reading Ibu 

syair

Lain dulu lain sekarang

Dulu waktu masih anak anak saya pengen sekali cepat cepat jadi orang dewasa kayaknya jadi orang dewasa itu menyenangkan tapi lain sekarang setelah dewasa aku jadi pengen balik kemasa kecil dimana tidak ada problema yang di hadapi seperti orang dewasa…. Anak kecil kan mikirnya main mulu  Hahaha gila